SMASA Raih Adiwiyata Nasional

adiwiyata1 Adiwiyata Nasional adalah kancah yang bergengsi untuk sekolah sekolah dengan tingkat SD, SMP maupun SMA untuk menunjukkan jati diri sekolah mereka sebagai sekolah yang bersih, bertanggung jawab dan mengelola lingkungan hidup yang ada di sekolah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Adapun adiwiyata nasional ini memberikan banyak sekali manfaat dimana dalam meraih adiwiyata nasional dibutuhkan yang namanya partisipatif dari seluruh warga sekolah serta pelaksanaan program program yang berkaitan dengan pengelolaan serta pemeliharaan lingkungan hidup secara terus menerus dan terencana. Apakah adiwiyata nasional hanya memberikan manfaat lingkungan sekolah bersih, nyaman, indah dan teratur ? tentu saja tidak. Adiwiyata nasional ini juga mendukung sekolah untuk mencapai standar kompetensi dan standar kompetensi lulusan. Manfaat lainnya adalah menciptakan kebersamaan warga sekolah, kondisi belajar yang nyaman dan kondusif serta sebagai tempat pembelajaran tentang nilai nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar. SMA Negeri 1 Pasuruan, sekolah kecil yang bertempat di perempatan jalan raya Soekarno Hatta atau jalan raya pantai utara. Untuk ukuran sebuah sekolah, memang SMA Negeri 1 Pasuruan tidak layak dijadikan tempat pembelajaran karena luas lahannya yang sempit serta banyaknya polusi kendaraan bermotor dalam bentuk gas maupun suara. Namun karena kecerdikan dan kerjasama daripada seluruh warga sekolah, SMA Negeri 1 Pasuruan mempunyai cara jitu untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan dibangunnya taman taman kecil di sekolah yang mungil ini. Di antara lain adalah taman yang indah berada di dekat lapangan sekolah yang menjadi sumber paru paru sekolah karena kelas kelas berada di sekitar area taman tersebut. SMA Negeri 1 Pasuruan juga menyeldiki apakah ada cara untuk mengurangi polusi akibat kebisingan kendaraan bermotor dan asap. Jika kita lihat di depan area SMA Negeri 1 Pasuruan, ditanami banyak sekali bambu bambu yang sangat tinggi dan rapat sehingga membentuk sebuah pagar tanaman bambu. Karena adanya pagar tanaman bambu ini, SMA Negeri 1 Pasuruan bisa mengurangi Polusi Suara dan asap sampai 75%.

SMA Negeri 1 Pasuruan juga meningkatkan kinerja dan usahanya untuk menjadi sekolah adiwiyata dimana mereka menugaskan murid murid untuk ikut berpartisipasi menjaga, mengelola dan bertanggungjawab tentang lingkungan sekitar. Mereka dikelompokkan dalam beberapa Kelompok Kerja/ Pokja yang bertugas mengatur dan mengurusi tentang lingkungan serta perawatannya. Seperti contoh Pokja taman yang memiliki tugas sebagai penjaga, perawat dan mendata tanaman tanaman yang ada di SMA Negeri 1 Pasuruan. Ada juga Pokja Kantin yang bertugas mengawasi makanan makanan, apakah makanan yang dikonsumi tersebut layak untuk dikonsumsi atau tidak serta apakah makanan tersebut mengandung 5P. SMA Negeri 1 Pasuruan juga tidak semena mena membangun taman di sekolah hanya untuk paru paru sekolah tapi juga digunakan sebagai sarana penelitian dan pembelajaran dalam pelajaran yang membutuhkan seperti Biologi dimana dalam Kurikulum 2013, siswa harus melakukan observasi sendiri untuk mengetahui pembelajaran mereka.

Walaupun tidak didukung dengan besarnya lahan tapi karena kecerdikan dari Guru guru SMA Negeri 1 Pasuruan, di depan kelas diberikan tanaman gantung atau pot pot yang digantungkan ke sebuah kayu. Hal ini memberikan sumber oksigen secara meluas karena pot pot serta tanaman gantung berada di seluruh area depan kelas sehingga tidak membuat siswa kekurangan oksigen. Siswa juga merasakan udara yang segar yang membuat otak mereka lebih fresh dan cepat dalam menerima informasi. Usaha usaha yang telah dilakukan SMA Negeri 1 Pasuruan sebanding dengan prestasi yang telah diraih yaitu Adiwiyata Mandiri dan Nasional karena SMA  Negeri 1 Pasuruan berani berpikir keluar dari kotak dan mencari cara cara baru untuk menjaga lingkungan hidup sekolah. Dengan prestasi adiwiyata mandiri dan nasional, SMA Negeri 1 Pasuruan dikatakan berhasil dalam melaksanakan prinsip prinsip dasar dari Adiwiyata dan melaksanakan tujuan Adiwiyata secara maksimal. Penulis berharap bahwa sekolah sekolah lain di Kota Pasuruan dapat meniru dan belajar dari cara cara pengelolaan dan pemeliharaan lingkungan yang diterapkan oleh SMA Negeri 1 Pasuruan sehingga seluruh SMA di Kota Pasuruan dapat mencetak murid murid yang peduli akan lingkungan sekitar.

Kontributor  : IMANUEL RONALDO