Pada pagi yang cerah, suasana SMAN 1 Pasuruan dipenuhi dengan semangat dan kekhusyukan. Kegiatan Sholat Dhuha berjamaah dan Istighosah bersama dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk mempersiapkan siswa-siswi kelas XII menghadapi ujian akhir. Kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk merenung, memohon keberkahan, serta memperkuat mental dan spiritual.

Kegiatan diawali pada pukul 07.00 WIB dengan Sholat Dhuha berjamaah di lapangan sekolah, dipimpin oleh guru agama, Bapak Mukhammad Roshif Ridlo, S.Ag. Siswa-siswi kelas XII, bersama para guru, berkumpul dengan tertib membawa sajadah masing-masing. Suasana terasa khidmat saat lantunan doa-doa mengiringi pelaksanaan Sholat Dhuha. Hembusan angin pagi yang sejuk menambah ketenangan dalam beribadah. Setelah sholat, kegiatan dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama, dipandu oleh Bapak Roshif Ridlo.

Setelah pelaksanaan Sholat Dhuha, peserta diarahkan menuju Aula SMAN 1 Pasuruan untuk mengikuti Istighosah bersama. Acara ini dihadiri oleh Bapak Kepala Sekolah, Drs. Gathot Suyono, Pengawas KEMENAG Kota Pasuruan, Bapak Mochamad Hamzah, S.Ag., M.Pd.I, serta para guru. Panitia RELA (Remaja Mushola) turut membantu mengatur jalannya acara agar berlangsung tertib dan lancar.

Istighosah dipandu oleh Bapak Mukhammad Roshif Ridlo, S.Ag yang memimpin pembacaan dzikir, tahlil, dan doa. Lantunan doa menggema di aula, menciptakan suasana haru dan penuh penghayatan. Siswa-siswi larut dalam doa, menundukkan kepala dengan khusyuk, memohon kelancaran dan kemudahan dalam menghadapi ujian serta masa depan mereka.

Dalam tausiyah singkatnya, Bapak Mochamad Hamzah, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan pesan inspiratif kepada para siswa. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara usaha dan doa. “Jangan pernah lelah berusaha, namun jangan pula melupakan doa. Keberhasilan sejati diraih dengan kerja keras, doa, dan ketulusan hati,” ujarnya.

Momen istighosah ini menjadi refleksi bagi para siswa. Beberapa dari mereka tampak meneteskan air mata, menyadari betapa pentingnya dukungan spiritual di samping usaha akademis yang mereka lakukan.

Setelah istighosah, acara dilanjutkan dengan mengaji bersama. Siswa-siswi membaca Surah Yasin secara berjamaah, dipandu oleh panitia RELA. Suara merdu bacaan Al-Qur’an terdengar harmonis, menambah kesyahduan suasana di aula sekolah. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk memperkuat hubungan mereka dengan Allah SWT, memohon perlindungan dan petunjuk dalam setiap langkah hidup mereka.

Bapak Drs. Gathot Suyono, dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam kegiatan ini. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membekali siswa-siswi kita, bukan hanya secara akademis, tetapi juga secara spiritual. Semoga setiap doa yang kita panjatkan hari ini dikabulkan, dan setiap usaha mereka dimudahkan oleh Allah SWT,” ungkap beliau.

Sebagai penutup, siswa-siswi dipersilakan bersalaman dengan guru-guru mereka, memohon doa restu. Suasana penuh kehangatan menyelimuti aula sekolah. Bagi banyak siswa, ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi momen yang akan selalu mereka kenang sebagai bagian dari perjalanan menuju masa depan.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi kelas XII semakin siap menghadapi ujian, baik secara mental maupun spiritual. Semoga segala usaha yang mereka lakukan mendapat ridha Allah SWT dan berbuah manis dengan kesuksesan yang membanggakan.